Fatwa MUI Rentan Mengguncang Keamanan Nasional | Jejaring
Fakta & Peristiwa

Fatwa MUI Rentan Mengguncang Keamanan Nasional

5 stars 100 Votes Kepala Kepolisian Jenderal Polis Tito Karnavian menyebut fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki pengaruh besar. Namun belakangan...

Kepala Kepolisian Jenderal Polis Tito Karnavian menyebut fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki pengaruh besar. Namun belakangan fatwa itu mengguncang Keamanan dan Ketertiban Nasional (Kamtibnas).

“Tapi yang menarik belakangan ini ketika fatwa MUI punya implikasi luas dan dapat menimbulkan dampak terhadap gangguan stabilitas Kamtibnas,” kata Tito Karnavian dalam diskusi bertajuk ‘Fatwa MUI dan Hukum Positif di gedung PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (Suara.com, 18/1/2017).

More:   Konser Ariana Grande Berubah Menjadi Ladang Pembantaian

Tito Karnavian juga menyinggung sikap MUI soal dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dengan dikeluarkannya sikap MUI ini kata dia menjadi cikal bakal lahirnya kelompok Gerakan Masyarakat Pengawal Fatwa MUI.

More:   Ketika Balaikota DKI Menjadi Area Konser Paduan Suara Dadakan

Kelompok itu menggerakan masa dengan cara membangun opininya bahwa Ahok menista agama. Padahal, kata Tito Karnavian, fatwa MUI bukan merupakan hukum positif yang disahkan oleh undang-undang.

“Kita lihat bagaimana sikap dan pandangan keagamaan membuat masyarakat jadi termobilisasi, muncul aksi, yang semuanya cukup banyak dipengaruhi oleh keputusan MUI,” kata Tito Karnavian.

More:   Kurdi Kecewa Berat Dengan Trump

Tito Karnavian menambahkan fenomena tersebut menunjukkan fatwa MUI bukan lagi dianggap suatu pandangan halal atau haram. Tapi juga mulai memunculkan dampak. Hal ini tak hanya berdampak pada situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, tapi juga mengancam kebhinekaan.

Sumber: Suara.com

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top