Demokrasi Mulai Dibajak Kelompok Intoleran

Situasi politik di penghujung 2016 sungguh mencemaskan. Intoleransi, radikalisme, terorisme, dan kehendak mengganti ideologi negara dengan ideologi lain benar-benar mengancam
….Read More

Video: Demokrasi Mulai Dibajak Kelompok Intoleran

Situasi politik di penghujung 2016 sungguh mencemaskan. Intoleransi, radikalisme, terorisme, dan kehendak mengganti ideologi negara dengan ideologi lain benar-benar mengancam ....Read More
Peristiwa

Demokrasi Mulai Dibajak Kelompok Intoleran

Situasi politik di penghujung 2016 sungguh mencemaskan. Intoleransi, radikalisme, terorisme, dan kehendak mengganti ideologi negara dengan ideologi lain benar-benar mengancam masa depan demokrasi kita. Konsolidasi demokrasi jadi seperti macet.

Lembaga-lembaga negara yang tidak memainkan peran mereka secara optimal menjadi pangkal penyebabnya. Birokrasi yang korup di lembaga legislatif, yudikatif, dan eksekutif menjadi salah satu penyebab tidak berfungsinya lembaga-lembaga tersebut dalam melayani kepentingan publik.


Ujung-ujungnya, sistem demokrasi presidensial yang kita bangun belum sepenuhnya berjalan. Kita baru tergolong sebagai negara kuasi presidensial.

Read More:   Inilah Alasan Sebenarnya Ananda Sukarlan Walk-Out Pada Saat Anies Baswedan Pidato

Sayangnya, ormas Islam moderat seolah mulai melempem dan kehilangan pengaruh. Bahayanya, kelompok-kelompok intoleran seolah mengambil alih peran-peran tersebut.

Read More:   Ketua MUI, Umat Islam Nggak Usah Ikut-Ikutan Demo 299

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia juga belum optimal. Ini dapat digunakan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk mengganti ideologi demokratis dengan ideologi yang mereka inginkan.

Read More:   Benarkah Isu Kebangkitan PKI Fakta Atau Sekedar Phobia

Untung, Polisi mulai berani menindak kelompok-kelompok intoleran. Penegakan hukum mulai berani berjalan dengan baik.

Sumber; metronews

Copyright © Jejaring

Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

 
Loading...

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER

To Top