Connect with us

Peristiwa & Opini

Menguak Siapakah Akun Facebook Yang Dilaporkan Oleh BI?

Published

on

TV STREAMING

Bank Indonesia (BI) pada Rabu mendatangai Bareskrim Polri untuk melaporkan akun Facebook tertentu yang dianggap menyebarkan fitnah dengan menyebut bahwa uang baru belum lama lalu diedarkan bukan dicetak oleh Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri).

Arbonas sendiri enggan menyebutkan nama akun Facebook tersebut. Ia hanya menyebutkan dalam posting-nya akun itu menyebarkan informasi bahwa pencetakan uang rupiah baru Tahun Emisi 2016 dilakukan oleh PT Pura Barutama sehingga seolah-olah terkesan BI tidak melaksanakan amanat UU No.17 Tahun 2011 tentang Mata Uang, yang menyatakan pencetakan harus dilakukan di dalam negeri dengan menunjuk BUMN. (Antara News, 18 Des 2016).

Nah, walaupun Arbonas tidak menyebutkan nama akunnya, namun meninggalkan clue akun facebook pemmfitnah BI tersebut dengan cukup jelas yaitu, “uang rupiah baru Tahun Emisi 2016 dilakukan oleh PT Pura Barutama”.

Jika kita telusuri pada mesin pencari dengan clue yang dibuat oleh Arbonas tersebut diatas, maka akan menemukan sebuah tautan akun facebook yang sangat mengagetkan. Akun facebook tersebut mengarah pada akun cyber army dari kelompok atau partai tertentu. Kelompok yang salah satu anggotanya pernah membuat heboh dengan kritikan tentang rupiah baru yang super nyinyir itu.

Kenyinyiran tersebut nampaknya ada hubungannnya dengan akun facebook cyber army ini. Nyaris kenyinyiran yang tersambung dengan sangat kuat dan linear. Sangat mirip modus operandinya. Apakah akun facebook ini yang dimaksud? Wallahu a’lam.

Semoga saja bukan. Yang terpenting, semoga pelaku sebenarnya bisa segera diusut oleh pihak kepolisian. Semoga kebenaran akan segera mengungkap motif mereka sebenarnya. Semoga seterusnya tidak ada fitnah lagi ke lembaga pemerintahan maupun pemerintahan yang syah di Republik ini.

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement