Trump Akan Mengakhiri Dukungan AS Terhadap Pemberontak Suriah? | Jejaring
Analisis

Trump Akan Mengakhiri Dukungan AS Terhadap Pemberontak Suriah?

Setelah Donald Trump dinyatakan sebagai presiden AS pada Rabu kemarin, telah menimbulkan keprihatinan dan kekecewaan di kalangan pemberontak Suriah. Sebaliknya,  Damaskus justru menjadi semakin optimis, di mana kemenangan Trump dipandang sebagai hasil yang jauh lebih baik dampaknya bagi Suriah, ketimbang kemenangan Hillary Clinton.

Pemberontak Suriah telah lama mengkritisi keras pemerintahan Barack Obama  yang menurut penilaian mereka kurang dukungan memadai untuk perjuangan mereka melawan Presiden Bashar al-Assad, meskipun Washington telah menjadi sponsor penting dari pemberontakan.

More:   Ketika Ahok Sudah Patah Arang Di Dunia Politik

Sementara beberapa di oposisi Suriah mengatakan Trump belum mengartikulasikan jelas mengenai kebijakannya pada konflik Suriah, namun pernyataan dan sikapnya yang lebih terbuka ke arah Assad yang menjadi sekutu utama Rusia di kawasan teluk. hal ini telah memicu kekhawatiran pemberontak tentang sikap Trump yang mungkin mengadopsi pada kebijakan perang total yang berdampak negatif pada pemberontak, sementara kekuatan udara Rusia kekuatan telah membombardir pemberontak.

More:   HTI Sudah Mempersiapkan UUD Khilafah Untuk Mengganti UUD 45

“Saya pikir menilik pada pernyataan Trump akhir-akhir ini dalam hubungannya dengan Putin dan Rusia, saya membayangkan ini tidak baik dampaknya bagi kami yang sedang berjuang di Suriah,” Zakaria Malahifji, kepala kantor politik dari kelompok pemberontak yang berbasis di Aleppo, kepada Reuters.

Trump mengatakan dalam sebuah wawancara 25 Oktober kepada Reuters, mengatakan bahwa mengalahkan ISIS adalah prioritas yang lebih tinggi ketimbang membujuk Assad untuk mundur. Trump juga memperingatkan bahwa Clinton dapat menyeret AS ke dalam perang dunia ke tiga selama campur tangan AS pada konflik Suriah.

More:   Menunggu Langkah Erdogan Selanjutnya, Setelah AS Mempersenjatai YPG

Dalam salah satu sesi perdebatan dengan Clinton, Trump mengatakan bahwa “Saya tidak suka (Presiden Suriah Bashar al-Assad) sama sekali, tapi Assad membunuh ISIS. Rusia membunuh ISIS dan Iran juga membunuh ISIS.”

 

Halaman: 1 2

Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top