Demo 2 Desember Dijamin Damai, Saya Juga Lumayan Yakin | Jejaring
Analisis & Opini

Demo 2 Desember Dijamin Damai, Saya Juga Lumayan Yakin

Saya selalu ingat dengan slogan ormas tertentu sebagai berikut, “Makar No, Demokrasi No, Khilafah Yes”. Jadi, kemungkinan demo 212 akan terjadi makar dan rusuh, sangat kecil.

Mereka sangat kecil kemungkinannya untuk melakukan makar. Mereka tidak memiliki dukungan kekuatan senjata yang memadai. Mereka masih ingat dengan mimpi buruk mereka di Yordania, Tunisia, Aljazair, dan beberapa negara Teluk dan Afrika Utara lainnya.

Banyak post dan bahkan bentuknya surat terbuka juga sedang merayu-rayu pihak militer untuk berpihak kepada konsep mereka. Elu-elu mereka terhadap para Jenderal yang dianggap sangat sholeh dan sangat melindungi umat Islam, sedikit agak berlebihan. Nampak ada udang dibalik bakwan.

More:   Jebakan Neon Dijawab Dengan Gelar Perkara Terbuka

Sebaliknya, kebencian mereka terhadap Polri khususnya Kapolri juga terasa teramat sangat berlebihan. Rekam jejak Kapolri yang begitu sukses menggawangi Densus 88 nampaknya membuat mereka memiliki dendam kesumat yang nyaris mustahil padam.

Bahkan, ketika mereka nampak terlalu merayu kelompok non muslim sebagaimana berikut ini:

“Pada saudara nonMuslim, kalian adalah saudara kami sesama warga negara Indonesia, kami cinta kalian semua. Saudaraku dari Tionghoa, kita warga yang punya hak sama. Kami tak marah pada kalian,” kata Bachtiar Nasir. (JPNN, 18 November 2016)

More:   Simak Pidato Megawati Dengan Adil, Jangan Asal Menuduh Serampangan

Apakah betul mereka benar-benar mencintai non-muslim sebagaimana seruan diatas, mari kita saksikan bukti video ini. Masalah nanti hak politik non-muslim diberangus habis, itu urusan nanti.

Berbenturan langsung dengan kekuatan militer di Indonesia, sangat kecil kemungkinannya. Mereka pernah dihajar habis-habisan di beberapa negara, akibat terindikasi makar. Apakah mereka berani mengulangnya kembali di Indonesia? Entahlah.

More:   Gempuran Rudal Militer AS Ke Suriah Akan Memicu Perang Terbuka Dengan Rusia

Jadi, strategi terbaik untuk menggolkan proyek besarnya ya dengan cara damai, karena nggak ada pilihan lain. Pengalaman pahit sebelumnya nampaknya membuat mereka belajar banyak dan mengubah haluan strategi perjuangan. Cara damai adalah merupakan cara yang paling memungkinkan untuk melakukan untuk menggolkan perjuangannya. Inikah yang sering mereka disebut dengan jihad ideologi konstitusional? Entahlah. Yang jelas rencana besar untuk membuat NKRI bersyariah bukan sekedar isapan jempol.

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top