Sedang Terjadi Perang Media Sosial dan Petisi di Indonesia | Jejaring
Fiksi & Diary

Sedang Terjadi Perang Media Sosial dan Petisi di Indonesia

Bukan Indonesia kalau tidak heboh di Media Sosial. Bukan Indonesia jika tidak heboh jika ada peristiwa uni yaitu perang di Media Sosial. Masing-masing pihak yang berseteru mengumbar amunisi atau pembenaran masing-masing untuk menarik simpati publik agar mendukung agendanya.

Baru-baru ini, pasca geger mengenai penistaan Agama oleh Ahok, maka muncul petisi mengenai usulan pembubaran MUI. Para pendukung ide pembubaran MUI menggunakan topik utama bahwa MUI telah ikut menemar kebencian dan provokasi. Pada detik terakhir ini, pendukungnya mencapai angkan sekitar 10.131

More:   Sekarang Saya Cuma Mbahwo Tanpa Embel-Embel Apapun

Disisi lain, pihak-pihak yang anti Ahok, dengan dimotori oleh FPI membuat petisi tandingan yang mendukung MUI untuk penjarakan Ahok. Dengan topik utama yaitu “Petisi Bela Islam”. Pendukungnya pun tidaklah sedikit, mencapai angka 15.782 pendukung

Tidak hanya perang petisi, di Twitter, Whatsapp dan facebook juga terjadi perang media sosial yang tidak kalah hebohnya. Bahkan diberbagai situs pendukung masing-masing, bahkan juga termaasuk media mainstream juga terjadi perang informasi yang lumayan sangat masif.

More:   Akhir-Akhir Ini Saya Relatif Sangat Bahagia

Bahkan, khususnya pada akun twitter salah satu pimpinan MUI (KH Tengku Zulkarnaen), sangat disayangkan ada pernyataan yang terlalu membakar semangat kaum muslim. Bunyinya dalam pengamatan saya terlalu menyeramkan seperti ini:

“Wahai Para Penjilat dan Penjual Agama! Berhenti lah Menghina Kami Umat Islam. Nanti Jika Kami Teriakkan JIHAD AKBAR, Kalian Musnah.”

Inilah salah satu yang selama ini saya takutkan. Saya paham betul kemarahan beliau karena menurut sepemahaman beliau, MUI sedang digoyah dan dihabisi karakternya. Namun alangkah indahnya jika tidak terkesan emosional. Sebagai pemimpin umat, dan dijadikan rujukan pendapatnya oleh semua kaum muslim di Indonesia, maka sabar adalah salah satu pintu terbaik dalam membuat keputusan yang bijak.

More:   Bahagianya Dikunjungi Teman-Teman Alumni SMP 2 Rembang Angkatan 83

Seru sekali, dan sangat menunjukkan kedewasaan dan kebesaran hati para pemimpin bangsa Indonesia. Entah itu pemimpin umat, pemimpin organisasi, atau bahkan sekedar kepala keluarga seperti saya ini seolah menjadi anak-anak kecil yang sedang rebutan mainan.

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

 
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top