Connect with us

Fiksi

Hipotesis Kangguru

Published

on

Satu hal yang masih Masjoen ingat pesan almarhum Prof. Mas’ud Mahfoedz tentang metodologi riset adalah masalah perumusan hipotesis. Jangan membuat hipotesis kangguru dalam penelitian, pesan Beliau. Dalam pendekatan penelitian ilmiah [saintifik] pada hakekatnya adalah riset untuk menguji teori bisa mengonfirmasi atau menfalsifikasi teori. Teori merupakan sekumpulan konsep, construct, proposisi yang dapat menjelaskan dan memprediksi fenomena. Konsep merupakan suatu pernyataan yang dianggap benar. Konsep dan construct terkadang dimaknai sama, namun demikian dalam metodologi construct merupakan abstraksi dari suatu konsep. Konsep [construct] sebagai komponen teori dijadikan dasar sebagai perumusan hipotesis. Konsep [construct] belum bisa diukur, untuk itu dicari proksi yang tepat untuk mewakili konsep [construct] yang disebut variabel.

Dalam menguji hubungan antar konsep atau variabel peneliti akan membuat hipotesis penelitian. Hipotesis ini merupakan suatu pernyataan yang akan dibuktikan secara empiris. Terdapat berbagai jenis variabel jika dilihat dari fungsinya, yaitu variabel independen, dependen, moderating, intervening, kontinu, Dalam mencari pola hubungan atau pengaruh antar variabel [konsep] tidak boleh sembarangan. Artinya bahwa dalam hubungan [pengaruh] variabel independen terhadap dependen harus didasarkan pada teori atau riset sebelumnya, sehingga tidak terjadi hipotesis kangguru.


Sebagai contoh Bintang salah satu mahasiswa metodologi yang diberikan tugas membuat mini riset. Ia melihat suatu fenomena dimana pada bulan September populasi penduduk di Papua mengalami peningkatan. Pada bulan yang sama populasi kangguru di Australia juga meningkat. Kemudian Bintang berhipotesis bahwa peningkatan populasi penduduk di Papua berkorelasi positif terhadap populasi kangguru di Australia. Inilah yang disebut hipotesis kangguru. Bintang selanjutnya mengumpulkan data penduduk di Papua dan data Kangguru di Australia. Dari data yang ada selanjutnya diuji dengan regresi, dan hasil signifikan. Selanjutnya disimpulkan bahwa kenaikan populasi penduduk di Papua berpengaruh signifikan pada peningkatan populasi kangguru di Australia.

Perumusan hipotesis tersebut tidak mendasarkan pada suatu teori. Mestinya dalam merumuskan hipotesis harus mengacu pada teori yang ada, atau hasil penelitian sebelumnya. Jika kita merumuskan hipotesis tanpa landasan teori yang kuat atau ada dasar penelitian terdahulu, dapat dikatakan kita sebagai peneliti membuat hipotesis kangguru.

Continue Reading
Advertisement
Comments

Fiksi

Subuh Ini Miauw Salah Satu Kucing Kesayangan, Juga Ikut Mati Sebagaimana Po Induknya

Published

on

By

Miauw salah satu kucing kesayangan juga mati subuh tadi
Sumber Gambar: Dokumen Pribadi

Miauw atau kalau saya sering memanggilnya Kuntet Njekluthet, salah satu kucing kesayangan ikut mati sebagaimana Po si Anggora Putih yang cantik dan anggun yang mati beberapa hari yang lalu. Keduanya mati tepat menjelang waktu sholat subuh.

Nama Miauw adalah nama yang diberikan oleh Mytha, sementara saya memanggilnya Kuntet Njlekuthet karena waktu dia masih kecil sering meloloskan diri dari kandang induknya dan nimbrung tiba-tiba ketika kami sedang ngobrol di ruang keluarga. Saya sebut Kuntet karena tubuhnya yang paling kecil diantara saudaranya.


Miauw wajahnya lucu, matanya sayu, dan kalau sedang diajak bercanda oleh Satya si bungsu, aktif dan lucunya luar biasa. Miauw adalah kucing termuda dan tubuhnya terkecil diantara semua kucing kesayangan kami.

Selamat jalan Miauw atau Kuntet Njlekuthet. Semoga kamu bisa menemani Po, dan tetap bersama indukmu. Miauw kami sangat kehilangan atas kematianmu subuh tadi.

Continue Reading

Fiksi

Mengenang Po Salah Satu Kucing Kesayangan Keluarga Kami

Published

on

By

Po Salah Satu Kucing Kesayangan Mati Subuh Tadi
Sumber Gambar: Dokumen Pribadi

Po adalah salah satu kucing kesayangan keluarga kami. Po sifatnya sangat manja kepada kami sekeluarga. Walaupun terkadang terkesan galak dan garang kepada kucing lainnya, sebenarnya Po memiliki sifat asli yang sangat sayang kepada anak-anaknya.

Po suaranya cenderung lirih nyaris tak terdengar ketika mengeong. Untuk itu, kadang Po memukul-mukul tempat minumnya ketika sedang ingin menarik perhatian kami.


Terkadang hal ini membuat saya lumayan bete, namun ketika menatap wajah cantiknya yang polos, ke-bete-an saya luruh seketika. Paling saya hanya ngomel-ngomel sembari menurunkan tempat minumnya dari kandang.

Po sakit dan mulai tidak mau makan sejak kemarin. Hari ini sebenarnya kami rencanakan untuk dibawa ke dokter hewan, namun sayangnya subuh tadi Po tidak tertolong lagi.

Sejak siang kemarin, Po dipisahkan ke kandang sendiri dan dihangatkan menggunakan lampu. Malam harinya dimasukkan ke ruang keluarga dan sudah dicoba di suapi makanan dan minuman oleh Mytha dengan menggunakan pipet kecil.

Semalam Mytha pun tidur di samping kandang Po untuk mengawasi perkembangan kondisi kesehatan Po. Nampaknya Po lebih memilih lebih cepat meninggalkan kami sekeluarga, sebelum kami upayakan untuk penanganan kesehatannya yang lebih representatif ke dokter hewan siang ini.

Saya kaget ketika mau mengambil air wudhu untuk subuhan, mendengar suara Po yang merintih agak keras dan mendengar isak tangis Mytha. Ternyata itu adalah suara Po yang terakhir kalinya dan sekaligus tarikan nafas terakhir Po.

Wudhu saya tunda sekejab untuk menengok kondisi Po. Ternyata Po nampak kejang,  ada dipelukan Mytha dengan diselimuti handuk kecil, dan Mytha pun nampak terisak-isak tidak dapat menahan haru.

Saya tanpa sadar pun menitikkan air mata. Segera saya bergegas mengambil air wudhu untuk subuhan sembari menyembunyikan bahwa sayapun ikut menangisi kepergian Po kucing kesayangan kami sekeluarga. Tanpa sadar, saat sholat subuh tadi air mata saya pun mengalir lagi. Untung saya subuhan di dalam kamar sehingga nggak ada yang tahu.

Selamat jalan Po, si Anggora putih nan anggun dan cantik. Po, kamu adalah salah satu kucing kesayangan kami sekeluarga dan sudah menjadi bagian dari keluarga kami.

Continue Reading

Fiksi

Mencoba Menikmati Hidup dan Menurunkan Rekening Dosa Sampai Saat-Saat Terakhir

Published

on

By

Mencoba Menikmati Hidup dan Menurunkan Rekening Dosa Sampai Saat-Saat Terakhir
Sumber Gambar: Youtube.com

Saat ini, saya berusaha untuk menikmati hidup dan menurunkan rekening dosa sampai saat-saat terakhir. Masalah kapan saat terakhir tersebut tiba, hanya Allah yang tahu.

Dengan kondisi kesehatan yang mudah berantakan dan karir serta impian yang nyaris tenggelam secara keseluruhan, saya berusaha mengoptimalkan kesempatan yang diberikan oleh Nya untuk hal-hal yang menyenangkan bagi saya. Selain itu, saya berusaha untuk selalu curhat sekaligus memohon ampunan kepada Nya agar setidaknya beban rekening dosa saya dikurangi.


Impian apapun tentang dunia, saya berusaha keras untuk mengabaikan secara keseluruhan. Saya mencoba untuk mengalir mengikuti arus dimana Dia mengarahkan saya harus kemana dan bermuara dimana.

Sisa hidup ini akan saya nikmati sampai saatnya nanti tiba. Hobi mancing mulai saya aktifkan lagi. Kalau tidak bisa di Laut, Sungai ataupun Danau (Wild Fishing), dikolam harian pun sangat saya syukuri.

Continue Reading

Trending