Yang Kebangetan Dimas Kanjengnya Atau Profesornya | Jejaring
Fiksi & Diary

Yang Kebangetan Dimas Kanjengnya Atau Profesornya

Tidak hanya masyarakat kebanyakan, setidaknya juga ada 2 profesor yang sudah dikadali oleh Dimas Kanjeng. Selain Prof M, salah satu guru besar lainnya yang ikut tergiur jaringan Kanjeng adalah Prof S, seorang guru besar di sebuah perguruan tinggi negeri di Makassar. (Fajar.co.id, September 29, 2016)

Khusus untuk Ibu Prof M, mulai terjerat oleh bujuk rayu orang-orang Dimas Kanjeng ketika rajin ikut pengajian di Yayasan Bontobila Jalan Batua Raya Makassar. Prof M, dalam pengakuannya terbujuk oleh teman sekaligus sosok berpengaruh di Makasar yang bernama  Ibrahim Taju, Suami dari Marwah Daud Ibrahim. (Fajar.co.id, September 29, 2016)

More:   Sadar Sebagai Sahabat

Whaduh Prof, kalau memang sumbangannya ikhlas demi mengejar pahala, mengapa harus memperhitungkan kembalian sebesar sepuluh kali lipat? Walaupun panjenengan pada akhirnya menyatakan ikhlas demi pahala, namun alasan akan dikembalikan sepuluh kali lipat dari dana yang disetor tetap menjadi dasar pertimbangan.

More:   Mengubah Haluan Hidup Itu Menakutkan, Hidup Dalam Kekecewaan Lebih Mengerikan

Manusiawi juga sih. Siapa yang tidak mau modal disetor bisa dikembalikan sepuluh kali lipat. Saya kalau berinvestasi bisa dapat kembalian dua kali lipat dalam sebulan aja pasti mau juga kok. Namun, ketidak masuk akalannya itu lho Prof, yang harusnya dapat menjadi pertimbangan utama lainnya.

Selain itu, jalan rejeki nomplok dengan cara instan tersebut apakah dapat dijamin bersih dan halal ((maksudnya tidak melanggar hukum negara dan Agama)atau tidak. Lha kalau dengan cara-cara setengah klenik macam begitu, apakah kita tega menggunakannya jika benar-benar dapat uang kembalian segitu besarnya (sepuluh kali lipat lagi)?

More:   Berbisnis Saat Masih Remaja

Wah kalau kasusnya seperti ini, yang kebangetan Dimas Kanjengnya, orang-orang Dimas Kanjeng atau Profesornya sih? jadi pusing kepala barbie deh.

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top