Peristiwa

Warisan Hujan Bom Amerika di Laos

Selama puncak Perang Vietnam, AS telah melakukan perang lain secara rahasia di seberang perbatasan di Laos dalam upaya untuk menghancurkan jalur pasokan komunis. Hujan bom yang dijatuhkan di Laos sebanyak gabungan dari jumlah bom Amerika yang dijatuhkan di Jerman dan Jepang dalam Perang Dunia II. Selama sembilan tahun, 1964-1973, Laos menjadi salah satu negara yang paling banyak dibom dalam sejarah perang di seluruh dunia.

Read More:   Menguak Kebenaran Provokasi Ormas Bahwa Polres Rembang Melucuti FPI

Namun, 30 persen dari bom yang dijatuhkan tidak meledak dan sampai hari ini perangkat bersenjata dan masih aktif ini menjadi momok paling menakutkan di Laos. Sejak pengeboman itu berhenti, puluhan ribu rakyat Laos telah tewas. 40 persen korban adalah anak-anak.


Sepertiga dari negara ini masih terkontaminasi oleh bom tidak meledak lebih dari 40 tahun kemudian, inilah bencana perang Amerika yang harus dituai oleh rakyat Laos.

Read More:   Sah, Perppu Ormas Nomor 2 Tahun 2017 Dijadikan Undang-Undang Oleh DPR

Koresponden ABC, Bob Woodruff melakukan perjalanan liputan di Laos, bertemu dan mewawancarai para korban yang masih hidup dan saksi dari warisan perang rahasia Amerika.

Read More:   Kasus Rohingya, Membuat Washington Berfikir Ulang Tentang Hubungannya Dengan Myanmar

Warisan Hujan Bom Amerika di Laos masih menjadi bencana mengerikan bagi rakyat Laos 40 tahun kemudian pasca perang Vietnam sampai sekarang. Inilah salah satu bentuk dampak mengerikan dari hobi Agresi Amerika ke negara-negara ketiga.

Sumber: ABC News

Copyright © Jejaring

​  
Loading...

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER

To Top