Warisan Hujan Bom Amerika di Laos | Jejaring
<iframe width="560" height="315" src="http://embed.jejaring.net/?p=67042 frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe>
5 stars 383 Votes Selama puncak Perang Vietnam, AS telah melakukan perang lain secara rahasia di seberang perbatasan di Laos dalam upaya untuk menghancurkan jalur...
Warisan Hujan Bom Amerika di LaosSelama puncak Perang Vietnam, AS telah melakukan perang lain secara rahasia di seberang perbatasan di Laos dalam upaya untuk menghancurkan jalur...thumbnail text
Fakta & Peristiwa

Warisan Hujan Bom Amerika di Laos

Selama puncak Perang Vietnam, AS telah melakukan perang lain secara rahasia di seberang perbatasan di Laos dalam upaya untuk menghancurkan jalur pasokan komunis. Hujan bom yang dijatuhkan di Laos sebanyak gabungan dari jumlah bom Amerika yang dijatuhkan di Jerman dan Jepang dalam Perang Dunia II. Selama sembilan tahun, 1964-1973, Laos menjadi salah satu negara yang paling banyak dibom dalam sejarah perang di seluruh dunia.

More:   Israel Kembali Membombardir Bandara Internasional Damaskus

Namun, 30 persen dari bom yang dijatuhkan tidak meledak dan sampai hari ini perangkat bersenjata dan masih aktif ini menjadi momok paling menakutkan di Laos. Sejak pengeboman itu berhenti, puluhan ribu rakyat Laos telah tewas. 40 persen korban adalah anak-anak.

More:   SDF Sedang Menunggu Pasokan Senjata yang Dijanjikan Washington

Sepertiga dari negara ini masih terkontaminasi oleh bom tidak meledak lebih dari 40 tahun kemudian, inilah bencana perang Amerika yang harus dituai oleh rakyat Laos.

Koresponden ABC, Bob Woodruff melakukan perjalanan liputan di Laos, bertemu dan mewawancarai para korban yang masih hidup dan saksi dari warisan perang rahasia Amerika.

More:   Jet-Jet Turki Menggempur Posisi YPG, Sedikitnya 20 Milisi Tewas

Warisan Hujan Bom Amerika di Laos masih menjadi bencana mengerikan bagi rakyat Laos 40 tahun kemudian pasca perang Vietnam sampai sekarang. Inilah salah satu bentuk dampak mengerikan dari hobi Agresi Amerika ke negara-negara ketiga.

Sumber: ABC News

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER MINGGU INI

To Top