Ultimatum Milisi Kurdi Pada Militer Suriah – Menyerah Atau Mati | Jejaring
Analisis

Ultimatum Milisi Kurdi Pada Militer Suriah – Menyerah Atau Mati

Hasakah, Suriah – Milisi Kurdi (YPG) dukungan Amerika menyatakan bahwa milisi dan militer Presiden Suriah, Bashar Assad sedang dikepung di Hasakah. YPG mengeluarkan ultimatum : “Menyerah atau mati.”

Dalam konflik Suriah – Kurdi yang mengubah peta pertempuran di Suriah,  telah meningkatkan kemungkinan Washington akan langsung terlibat ke dalam konflik langsung dengan rezim Suriah bahkan ketika pemerintahan Obama terus fokus upaya perang terhadap kekuatan yang disebut ISIS.

Pada hari Kamis, jet-jet tempur AS (F-22) bergegas dikerahkan di kawasan tersebut ketika Angkatan Udara Suriah (SU-24) melancarkan serangan udara dekat kota Hasakah.

More:   Fadli Zon - Pemerintah Ngawur Jika Ingin Membubarkan HTI

Seorang juru bicara Departemen Pertahanan, Kapten Jeff Davis, menyatakan bahwa “pasukan Khusus Amerika” berada di wilayah tersebut untuk melatih milisi Kurdi, sehingga kekuatan militer Amerika harus melindungi tentaranya. Bahkan secara terbuka, Lt. Gen. Stephen Townsend telah mengancam militer Suriah dan Rusia. Jika milter Suriah dan Rusia dianggap membahayakan kondisi pasukan khusus Amerika, maka mereka harus menghadapi kekuatan militer Amerika.

Kurdi menikam dari belakang?

Sebelumnya, rezim Assad dan para pendukungnya telah menyetujuinya operasi Kurdi terhadap ISIS. Walapupun Damaskus sebenarnya menyadari sejak awal bahwa tujuan Kurdi sebenarnya adalah untuk membangun wilayah otonom federal yang (jika tidak memungkinkan untuk memerdekakan diri) wilayah yang disebut Rojava di sepanjang perbatasan Suriah utara. Itu sengaja dirahasiakan oleh Damaskus agar konflik tidak melebar kemana-mana.

More:   Nggak Bakalan Polisi Berani Memproses Kasus Rizieq

Pada waktu itu, Damaskus sedang memprioritaskan untuk menghancurkan  kekuatan pemberontak Suriah dan ISIS. Damaskus nampaknya gegabah karena tidak memperhitungkan dengan baik kemungkinan pemberontakan Kurdi dalam waktu dekat ini. Pertempuran Hasakah telah menyebabkan perjanjian damai Suriah – Kurdi otomatis berakhir.

Moskow, berharap kesepakatan mungkin belum dibuat untuk gencatan senjata, mengirim delegasi minggu lalu untuk mencoba untuk menengahi gencatan senjata,namun gagal karena Kurdi menolak usulan damai tersebut. Kurdi sekarang menolak segala bentuk kesepakatan dengan Damaskus, secara tegas dan jelas menginginkan provinsi Hasakah secara keseluruhan.

More:   Kok Tiba-Tiba F-PKS Tidak Selaras Dan Seiring Dengan Fahri Hamzah?

Provinsi Hasakah adalah salah satu Propinsi Suriah yang kaya akan sumber daya minyak dan gas. Sebelum perang Suriah, hampir setengah dari minyak Suriah datang dari sini. Jika Rojava adalah wilayah untuk bertahan hidup Kurdi, maka minyak dan gas hasakah akan menjadi sumber pendapatan penting, dan Kurdi tidak akan menyerahkannya pada Damaskus.

 

Halaman: 1 2

Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER MINGGU INI

To Top