Kelirumologi: Tidak Mendukung Sandiaga Uno Antek Asing

Pendiri sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto mengatakan siapapun yang tidak mendukung Sandiaga Uno adalah antek-antek asing. (Rmol, Kamis, 18/08/2016) Ucapan Prabowo
….Read More

Analisis & Opini

Kelirumologi: Tidak Mendukung Sandiaga Uno Antek Asing

Pendiri sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto mengatakan siapapun yang tidak mendukung Sandiaga Uno adalah antek-antek asing. (Rmol, Kamis, 18/08/2016)

Ucapan Prabowo ini karena Sang Jendral ingin mengedepankan Jakarta yang manusiawi, beradab, dan berpihak kepada kepentingan rakyat kebanyakan, menurut penafsiran Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon. Tidak sebagaimana Ahok, yang justru mengedepankan kepentingan asing dalam pembangunan Jakarta, lanjut Fadli Zon yang masih bersikukuh beranggapan bahwa Ahok sementara ini justru sibuk menggusur orang miskin ketimbang menggusur kemiskinan.

More:   Debat Cerdas Wasekjen PBNU VS Ketua DPP HTI

Ucapan Parabowo tersebut sangatlah bagus dan sayapun ikut mengamininya. Yang menjadi pertanyaan saya, mengapa harus ditambah ucapan bahwa yang tidak mendukung Sandiaga Uno merupakan antek asing? Terus apa parameter Gerindra sebenarnya untuk menilai bahwa orang lain antek asing atau sebaliknya antek bangsa? Apakah mendukung Sandiaga Uno serta merta dapat ditasbihkan sebagai pendukung kepentingan Bangsa?

Terlepas dari segala jargon dan pemasaran politik Gerindra, Sandiaga Salahudin Uno merupakan salah satu anak muda hebat aset bangsa yang memiliki jejak kesuksesan, kepemimpinan sera keteladanan sikap dan perilaku yang bagus. Sandiaga Uno adalah salah seorang pengusaha muda yang sukses di tanah air. Kepedulian Sandiaga terhadap pedagang kecil juga cukup baik jejaknya.

Sandi, menurut saya adalah anak muda yang cukup pantas untuk menjadi calon pemimpin Jakarta kedepannya. Namun, mengapa dalam pemasaran politisnya harus diembel-embeli oleh sang Jendral, jika tidak mendukung Sandi, maka jelas antek asing? Bukankah ini justru demarketing politis, jika tidak justru dikatakan blunder politis dalam mendukung Sandiaga Uno. Jika masyarakat Jakarta banyak yang mendengar dan meresapinya kurang pas dengan keinginan prabowo atau tidak sepakat dengan ucapan Prabowo, apakah justru tidak akan menimbulkan antipati kepada Sandiaga Uno?

More:   Lho Katanya HAM Merusak Islam, Kok HTI Sekarang Minta Tolong Ke Komnas Ham?

Ini menurut saya adalah salah satu Kelirumologi (pinjam istilahnya Jaya Suprana) yang cukup fatal dari konsep pemasaran Sandiaga Uno oleh sang  Jendral Gerindra.

More:   Dilema - ISIS Hancur, Al Qaeda Semakin Berkibar

Sumber Gambar: [email protected]

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER BULAN INI

To Top