Gara-Gara Ahok, 7 Partai Beda Ideologi Bersatu | Jejaring
Analisis & Opini

Gara-Gara Ahok, 7 Partai Beda Ideologi Bersatu

Tujuh partai yang berkoalisi melawan Ahok, sejatinya memiliki ideologi dan basis masa yang berbeda-beda pula. Hebatnya, mereka bisa membentuk koalisi kekeluargaan demi mempecundangi Ahok. Tak kurang, Ahok pun menyindir aliansi multi aprtai anti Ahok ini:

“Ya mungkin semuanya kekeluargaan. Bahas anggaran kekeluargaan, diskusi kekeluargaan, mau diskusi sama pejabat juga kekeluargaan. Mungkin itu maksudnya,” (Merdeka, Selasa, 9 Agustus 2016).

More:   Ahok Bisa Juga Menjadi Motivator

Inilah salah satu berkah dari kengototan Ahok untuk tetap mencalonkan diri untuk menjadi DKI satu lagi. Ke tujuh partai besar tersebut akan kelihatan menjadi konyol jika hanya bersatu demi mempecundangi Ahok. Akhirnya ada seorang common enemy yang bernama Ahok, yang dapat dijadikan sasaran bersama untuk membuat mereka semua bersatu.

Menurut pengamat komunikasi politik, Maksimus Ramses Lalongkoe, menilai jika koalisi besar itu hanya untuk melawan petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, langkah itu bisa berbuah buruk. (Kompas, 8 Agustus 2016).

More:   Mengapa Marwah Daud Begitu Ngotot Melindungi Dimas Kanjeng

Namun, Wakil Ketua Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menampik isu miring tersebut. Koalisi tujuh partai tersebut, menurut Sufmi Dasco Ahmad bukan demi bagi-bagi kue kekuasaan. Sufmi Dasco Ahmad menggarisbawahi bahwa koalisi kekeluargaan merupakan koalisi untuk menjaring calon yang tepat dan berintegritas tinggi.

More:   Kerentanan Kesepakatan Damai AS - Rusia Untuk Suriah

Nah, memang seharusnya memang begitu Pak Sufmi Dasco Ahmad. Semua partai tidak selayaknya saling mempecundangi, namun berupaya maksimal dengan pendekatan musyawarah kekeluargaan demi untuk mendapatkan calon pemimpin yang berintegritas.

Bukan demi syahwat politik sesaat. Bukan sekedar demi menggolkan kesepakatan bersama “pokoknya bukan Ahok”.

Sumber Gambar: Beritasatu.com

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top