Berkat Teman | Jejaring
Fiksi & Diary

Berkat Teman

Semenjak pindah ke kota Ari merasa sangat kesepian, tidak ada lagi suasana alam desa dengan banyak teman seru di sana. Kini suasana kota yang padat dan membosankanlah yang dirasa oleh Ari, ditambah sejak kecil tumbuh di desa membuat Ari tidak terlalu mahir berbahasa indonesia. Sehingga wajar meski dirinya telah duduk di bangku SD, Ari masih kesusahan untuk berbaur di kota.

More:   Makasih Sekali, Pak Sugeng Atas Empati & Pertolongan Njenengan

Mengetahui hal tersebut Rendi mencoba mengajak Ari untuk bermain sekaligus membantunya untuk berbaur. Rendi adalah salah satu anak di komplek rumah Ari tinggal, meski Rendi telah menginjak bangku SMA namun dirinya tidak merasa malu berteman dengan Ari yang masih duduk di bangku 5 SD. Bersama Rendi, Ari diajak bermain berkeliling komplek dengan sabarnya Ari juga diajarkan berbahasa indonesia oleh Rendi. Walaupun selisih beberapa tahun namun Rendi tidak mau dipanggil kakak oleh Ari, melainkan ingin benar-benar dianggap seperti teman seumurannya.

More:   Sekarang Saya Cuma Mbahwo Tanpa Embel-Embel Apapun

Setelah beberapa lama akhirnya Ari pun mulai mahir berbahasa indonesia dan juga mampu berbaur dengan anak komplek lain. Berkat seorang teman yang baik yang tidak memandang dari segi umur, Ari dapat beradaptasi dengan mudah.

More:   Akhir-Akhir Ini Saya Relatif Sangat Bahagia
 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

 
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top