Karena Merekalah Kami Nggak Berani Mudik Lama-Lama | Jejaring
Fiksi & Diary

Karena Merekalah Kami Nggak Berani Mudik Lama-Lama

Betul, mereka hanyalah para kucing yang menjadi sahabat-sahabat kami. “Mi”s si belang telon cantik yang mulai menua dan gembrot, “Po” si putih yang cantik nan anggun, “Meru” si gagah yang pesek yang sekilas tampangnya pesek nan sangar, namun ternyata hatinya lembut, dan si “Item” yang kadang garang dan sekarang ikut ngenger di rumah salah satu teman kami.

More:   Akhir-Akhir Ini Saya Relatif Sangat Bahagia

Walapun sebenarnya nggak tega, namun mereka terpaksa kami titipkan ke dokter hewan langganan kami biar tidak kleleran selama kami mudik.  Memang mereka hanya sekedar beberapa ekor kucing namun sudah kami anggap sebagaimana keluarga besar kami sendiri. Mereka bukan sekedar hobi bagi kami sekeluarga.

More:   Sekarang Saya Cuma Mbahwo Tanpa Embel-Embel Apapun

Terutama si Po kucing putih yang cantik dan anggun itu sedang hamil tua. Diperkirakan sehabis lebaran anaknya akan segera lahir. Jelas kami tidak tega meninggalkannya terlalu lama di tempat penitipan kucing dokter hewan langganan kami.

More:   Makasih Sekali, Pak Sugeng Atas Empati & Pertolongan Njenengan

Salah satu alasan kami tidak berani mudik terlalu lama adalah karena tidak tega meninggalkan mereka terlalu lama, walaupun banyak alasan lainnya yang sangat penting misalnya pekerjaan yang tidak bisa ditinggal terlalu lama dan kontrol rutin kesehatan dan suplai obat saya yang nggak boleh telat.

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top