Hobi Mancing Terbengkalai | Jejaring
Fiksi & Diary

Hobi Mancing Terbengkalai

Pasca kena Stroke & Jantung, hobi mancing jadi terbengkalai. Itu merupakan salah satu penderitaan batin yang harus saya terima dengan ikhlas. Paling tidak ada hikmahnya. Untuk saat ini, kalau pingin mancing harus dikawal oleh anak atau istri.

Bahkan, seringkali semua anak-istri pada keroyokan ngantar saya mancing. Sekalian ikut piknik bareng dan sambil moroti bapaknya, karena sajen mereka harus lengkap dan banyak.

More:   Bahagianya Dikunjungi Teman-Teman Alumni SMP 2 Rembang Angkatan 83

Apalagi Satya si bungsu, kalau sajennya nggak lengkap, maka ada saja tingkahnya yang nyebahi ketika mancing. Entah seolah nggak sengaja tempat umpan ketendang, berisik, ngisruh ataupun ngeluyur sendiri entah ke mana.

Dulu, saya bisa berangkat seharian sendiri entah ke laut, danau ataupun kolam harian/galatama. Sekarang, sudah nggak mungkin lagi.

Anak istri sangat kuatir kalau ada apa-apa kalau saya berangkat mancing sendiri lagi. Apalagi, saya paling seneng sepeda motoran kalau pas mancing, agar hunting spot sasaran lokasinya jadi lebih luwes dan mudah. Mancing adalah saat-saat terindah dalam hidup yang untuk sementara harus saya kesampingkan.

More:   Makasih Sekali, Pak Sugeng Atas Empati & Pertolongan Njenengan

Gambar: Dokumen pribadi

More:   Sekarang Saya Cuma Mbahwo Tanpa Embel-Embel Apapun
 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top