Connect with us

Opini

Karna, Terabaikan, Namun Menjadi Senopati Terbaik Di Dunia

Diunggah:

on

Karna, terabaikan sejak lahir sampai kematiannya. Dibuang oleh Kunti pada hari pertama kelahirannya. ditemukan oleh jelata berkasta rendah bernama Adirata dan dirawat selayaknya anak sendiri. Dunia begitu mengabaikannya sejak pertama kali menghirup udara bumi.

Namun, dunia tidak tahu bahwa Karna adalah anak Dewa Matahari dengan Kunti. Dianugerahi kesaktian tiada tara. Bahkan sekelas Mahaguru Druna, Maharesi Bhisma -pun tidak akan sanggup menandingi kesaktian dan kemampuan leadershipnya kelak dikala perang Bharatayudha. Semua anugerah senjatanya memiliki kesaktian super dahsyat dan dibenami teknologi tertinggi secara langsung oleh para dewa. Arjuna yang dinobatkan sebagai petarung dan pemanah terbaik di muka bumi-pun sebenarnya juga bukan tandingannya. Itulah yang membuat para Dewa-pun begitu ketakutan karena Karna berpihak pada Kurawa.


Setelah Karna tumbuh menjadi pemuda tanggung, diapun ditolak oleh para guru seperti Durna, Krepa dan lainnya karena dianggap berkasta rendah. Namun, Karna bukanlah pemuda yang mudah dipatahkan oleh segala penolakan tersebut. Dia memiliki anugerah sejak lahir. Cerdas dan sakti tiada tara. Sulit dikalahkan oleh satriya lainnya di muka bumi. Akhirnya, Karna bisa meyerap ilmu dari guru yang terpaksa menerima dirinya, yaitu Parasurama.

Ketika dewasa, Karna berniat menjadi prajurit di kerajaan Astina tempat ayah angkatnya bekerja sebagai kusir. namun, sebagaimana nasibnya sebelumnya, Karna Рpun  ditolak sejak awal oleh para maha guru dan petinggi Astina. Melakukan pengujian sekalipun tidak ada satupun yang mau melakukannya. Untunglah, Duryudana membelanya.

Terbukti, tidak ada satupun dari para kesatriya Pandhawa maupun Kurawa yang mampu menandingi segala kemampuan Karna. Apakah kehebatannya diakui? jawabannya tidak. Karna tetaplah Karna yang berkasta rendah. Semua orang menafikkan kehebatannya. Sekali lagi, hanya Duryudana – lah yang mengagumi dan bersedia mengulurkan tangan persahatan kepadanya, sehingga karna bisa menjadi raja Angga. Hal inilah yang membuatnya bersumpah bahwa selama hidupnya, karna akan membantu dan mengabdikan dirinya kepada Duryudana sampai akhir hayatnya.

Laman: 1 2

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement

Featured Products